Kepala SMAN 2 Rambang Kuang Berikan Klarifikasi Terkait Isu Dugaan Mark-Up Dana BOS

NUSA UPDATE

- Redaksi

Senin, 19 Januari 2026 - 21:25 WIB

50149 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR — Menanggapi pemberitaan yang beredar terkait dugaan penyelewengan atau mark-up Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2025, Kepala Sekolah SMAN 2 Rambang Kuang, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, menyampaikan klarifikasi guna meluruskan informasi yang dinilai belum melalui proses konfirmasi secara menyeluruh.

Kepala SMAN 2 Rambang Kuang menjelaskan bahwa sebelumnya terdapat pihak yang mengaku sebagai wartawan atau perwakilan LSM yang datang ke lingkungan sekolah dan melakukan pengambilan gambar bangunan sekolah pada hari libur, tanpa pemberitahuan atau izin resmi.

“Setelah itu, tanpa adanya komunikasi lanjutan atau konfirmasi secara langsung kepada pihak sekolah, muncul narasi pemberitaan yang kemudian dipublikasikan,” jelas Kepala Sekolah saat dikonfirmasi, Senin (19/1/2026).
Ia menegaskan bahwa pihak sekolah pada prinsipnya selalu terbuka terhadap klarifikasi dan konfirmasi. Bahkan, saat dihubungi melalui pesan singkat, ia telah merespons dan mempersilakan pihak tersebut untuk datang ke sekolah secara resmi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya telah merespons pesan yang masuk dan meminta agar yang bersangkutan dapat datang langsung ke sekolah untuk mendapatkan penjelasan yang utuh. Namun hingga saat itu, tidak ada kunjungan lanjutan,” ujarnya.

Karena peristiwa tersebut terjadi pada hari libur dan di tengah aktivitas sekolah yang cukup padat, Kepala Sekolah mengaku belum memberikan tanggapan lanjutan. Ia kemudian mengetahui bahwa pemberitaan telah terbit tanpa adanya klarifikasi dari pihak sekolah.

“Situasi tersebut tentu menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat, karena informasi yang disampaikan belum sepenuhnya berimbang,” tambahnya.

Lebih lanjut, pihak SMAN 2 Rambang Kuang menegaskan bahwa pengelolaan Dana BOS dilaksanakan sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku, dikelola secara transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan.

Pihak sekolah juga menyatakan kesiapan untuk diaudit oleh instansi yang berwenang apabila diperlukan.

Kepala Sekolah berharap agar seluruh pihak, baik wartawan maupun LSM, dapat menjunjung tinggi etika, profesionalisme, serta prosedur yang berlaku dalam melakukan peliputan, khususnya di lingkungan pendidikan.

“Kami menghormati peran kontrol sosial yang dijalankan oleh media dan LSM. Namun kami berharap setiap informasi yang disampaikan kepada publik didasarkan pada data, konfirmasi, dan fakta yang lengkap,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pihak sekolah tidak menutup diri terhadap kritik maupun masukan.

“Kami terbuka terhadap kritik yang konstruktif dan objektif. Prinsip kami, setiap persoalan hendaknya disampaikan secara proporsional agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat,” pungkasnya.

Pihak sekolah berharap klarifikasi ini dapat menjadi penyeimbang informasi serta memberikan pemahaman yang lebih utuh kepada publik terkait pengelolaan Dana BOS di SMAN 2 Rambang Kuang.

Ketu Tim

Berita Terkait

Fraksi PSI DPRD Kota Bandung menyampaikan pandangan umum fraksi atas 4 Raperda baru, ini penjelasanya!
Kunci Keberhasilan Hutan Kertasari Ada di Tangan Petani, Pemdes Sukapura Dorong Kebijakan Tepat Sasaran
Braditi Moulevey Datang, IKM Tasikmalaya Buka Rencana Besar Pembangunan Masjid
Polemik Pilkam Gunung Bakti Mencuat, DPMK Diminta Jangan Tutup Mata terhadap Keberatan soal Domisili Calon Terpilih
Dari BPJS hingga Pelatihan Digital, Adi Widyanto Tampung Aspirasi Warga Margahayu Raya
Hafiz Faisal Al Ayubi Daftarkan Diri Calon Kepala Desa Kali Jaya, “Menuju Perubahan”
Vonis 2 Tahun 10 Bulan Digugat, Kuasa Hukum Panji Pasa Pratama Ajukan Memori Banding: Dakwaan Kabur, Perkara Dinilai Ranah Perdata
Lautan Merah Mengiringi Langkah Petahana, Ribuan Warga Antar Sumardi Daftar Pilkades Karangmukti

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Edukasi Mitigasi Bencana Harus Sesuai dengan Peta Risiko Potensi Bencana di Setiap Wilayah

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Radea Respati Tekankan Pentingnya Kepemimpinan dan Kesehatan Mental dalam Lingkungan Kerja Sehat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Fraksi PSI DPRD Kota Bandung menyampaikan pandangan umum fraksi atas 4 Raperda baru, ini penjelasanya!

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Ketua DPP Paguyuban Sunda Galuh Ajak Generasi Muda Ngamumule Warisan Leluhur

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:42 WIB

DPRD Kota Bandung Tetapkan Perda Bank Perekonomian Rakyat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Berikut Pandangan Umum Fraksi Partai Gerindra Atas 4 Raperda Baru Usulan Wali Kota

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Ini Pandangan Umum Fraksi PKS untuk 4 Raperda Baru Usulan Wali Kota

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Berikut Ini Pandangan Umum Fraksi Golkar untuk 3 Raperda Baru Usulan Wali Kota

Berita Terbaru

error: Content is protected !!