Hasmaldi Dt. Jalelo Rambai Manih Resmi Dikukuhkan sebagai Datuak Suku Malayu Rambai Manih di Pasaman Barat

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:22 WIB

5053 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NUSAUPDATE.NET

KAB. PASAMAN BARAT, || Suasana khidmat, sakral, dan penuh nuansa adat mewarnai pelaksanaan Alek Peresmian Gelar Datuak, yang mengukuhkan Hasmaldi Dt. Jalelo Rambai Manih, sebagai “Datuak Suku Malayu Rambai Manih”. Prosesi adat tersebut berlangsung di Rumah Induk Kaum Dt. Jalelo Rambai Manih, Nagari Sariak, Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, Rabu (15/7/2026).

Alek adat ini dihadiri oleh para Niniak Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, Bundo Kanduang, tokoh masyarakat, serta anak, cucu, dan kamanakan Suku Malayu Rambai Manih yang datang dari berbagai daerah untuk menjadi saksi pengukuhan pemimpin adat baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan sambutan Hasmaldi Dt. Jalelo Rambai Manih, sambutan salah seorang Mamak kaum suku Melayu Rambai Manih, penampilan kesenian tradisional Minangkabau Tambua Tasa, kemudian ditutup dengan doa selamat dan syukuran.

Dengan pengukuhan tersebut, Hasmaldi resmi menerima amanah sebagai “Datuak Suku Malayu Rambai Manih” yang memiliki tanggung jawab memimpin kaum, menjaga marwah adat, mempererat persatuan anak, cucu, dan kamanakan, serta melestarikan nilai-nilai luhur adat Minangkabau yang berlandaskan falsafah “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah”.

Dalam pidato perdananya, Hasmaldi Dt. Jalelo Rambai Manih menegaskan bahwa gelar Datuak bukanlah sebuah kebanggaan pribadi, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab.

Hari ini bukanlah hari ketika saya menerima kemuliaan. Hari ini adalah hari ketika kaum memberikan amanah yang sangat besar kepada saya. Gelar Datuak bukanlah kebesaran yang harus dibanggakan, melainkan tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT, di hadapan adat, dan di hadapan seluruh anak, cucu, serta kamanakan.”

Ia juga menyampaikan komitmennya untuk menjadi pemimpin adat yang mengutamakan musyawarah, berlaku adil, terbuka menerima nasihat, serta mengayomi seluruh anak kamanakan tanpa membeda-bedakan.

Menurutnya, Rumah Gadang harus menjadi tempat berkumpul dan mempererat tali persaudaraan, bukan menjadi ruang perpecahan. Ia mengajak seluruh keluarga besar Suku Malayu Rambai Manih untuk meninggalkan segala perbedaan, memperkuat silaturahmi, serta bersama-sama membangun kaum yang rukun, kuat, dan bermartabat.

Hasmaldi juga mengingatkan generasi muda agar terus mencintai adat, menghormati orang tua, menuntut ilmu, serta menjaga warisan budaya Minangkabau agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Pelaksanaan alek berlangsung penuh semangat kebersamaan dan gotong royong. Seluruh anak, cucu, dan kamanakan turut berpartisipasi dalam menyukseskan prosesi adat sebagai bentuk penghormatan kepada nilai-nilai budaya dan warisan leluhur yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Peresmian Hasmaldi Dt. Jalelo Rambai Manih sebagai “Datuak Suku Malayu Rambai Manih” menjadi tonggak penting dalam keberlangsungan kepemimpinan adat di lingkungan kaum. Diharapkan, amanah yang diemban mampu memperkuat persatuan, menjaga marwah kaum, melestarikan adat Minangkabau, serta menjadi teladan bagi generasi penerus dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan, musyawarah, dan kearifan lokal.

(Red)

 

Berita Terkait

Fraksi PSI DPRD Kota Bandung menyampaikan pandangan umum fraksi atas 4 Raperda baru, ini penjelasanya!
Kunci Keberhasilan Hutan Kertasari Ada di Tangan Petani, Pemdes Sukapura Dorong Kebijakan Tepat Sasaran
Braditi Moulevey Datang, IKM Tasikmalaya Buka Rencana Besar Pembangunan Masjid
Polemik Pilkam Gunung Bakti Mencuat, DPMK Diminta Jangan Tutup Mata terhadap Keberatan soal Domisili Calon Terpilih
Dari BPJS hingga Pelatihan Digital, Adi Widyanto Tampung Aspirasi Warga Margahayu Raya
Hafiz Faisal Al Ayubi Daftarkan Diri Calon Kepala Desa Kali Jaya, “Menuju Perubahan”
Vonis 2 Tahun 10 Bulan Digugat, Kuasa Hukum Panji Pasa Pratama Ajukan Memori Banding: Dakwaan Kabur, Perkara Dinilai Ranah Perdata
Lautan Merah Mengiringi Langkah Petahana, Ribuan Warga Antar Sumardi Daftar Pilkades Karangmukti

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:48 WIB

Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Laksanakan Subuh Keliling di Masjid Al Muchlisin Pasbel

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Polisi Bersama Masyarakat,Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Pimpin Kegiatan Aksi Green Policing

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Polres Aceh Tenggara Sentuh Hati Penghuni Rutan Lewat Siraman Rohani

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Lepas Personel Ikuti Tes Kesamaptaan Jasmani

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Seorang Perempuan dengan 34 Paket Sabu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Aceh Tenggara Hadiri Upacara Hari Santri Nasional 2026, Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas, Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Sambangi Masyarakat Desa Pulonas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Polisi Bersama Masyarakat: Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Pimpin Polres Kuat, Wujudkan Polri yang Profesional dan Responsif

Berita Terbaru

error: Content is protected !!