Kabupaten Bekasi, Nusaupdate.net
Komitmen Kepala Desa Karangmukti, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, Sumardi, dalam memperjuangkan aspirasi warganya terus ditunjukkan secara konsisten. Melalui forum perencanaan pembangunan, Sumardi kembali mengawal 10 usulan skala prioritas infrastruktur yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat Desa Karangmukti.
Usulan tersebut merupakan hasil musyawarah bersama warga dalam Musrenbang Desa (Musrenbangdes), yang kemudian dibahas dan diperjuangkan pada Musrenbang tingkat Kecamatan Karangbahagia, serta akan terus dikawal hingga Musrenbang Kabupaten Bekasi agar dapat direalisasikan secara bertahap.
Adapun infrastruktur jalan yang diusulkan meliputi Jalan Kalender Raya, Jalan Raya Melati, Jalan Raya Irigasi Tanah Merah, Jalan Kampung Lemahabang, Jalan Pahlawan, Jalan Ki Noan, Jalan H. Ahyar, serta Jalan Gang Masjid Mujahidin. Selain peningkatan jalan lingkungan, Pemerintah Desa Karangmukti juga mengajukan normalisasi dan pembangunan turap Kali Pembuang Kalender Raya sebagai langkah antisipatif untuk mengurangi risiko banjir yang kerap dirasakan warga.
Upaya ini lahir dari kebutuhan riil masyarakat Desa Karangmukti yang menginginkan pemerataan pembangunan infrastruktur sebagai penopang utama aktivitas ekonomi, mobilitas warga, serta peningkatan kualitas lingkungan permukiman.
Apresiasi atas langkah dan kepemimpinan Sumardi disampaikan oleh Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah (LSM J.P.K.P) DPD Kabupaten Bekasi, Deden Guntara. Ia menilai, Sumardi merupakan figur kepala desa yang mampu menjaga komunikasi dengan masyarakat sekaligus konsisten mengawal aspirasi hingga ke tingkat atas.
“Yang kami lihat, Pak Sumardi tidak hanya hadir saat musyawarah, tetapi terus mengawal apa yang menjadi kebutuhan warga. Aspirasi masyarakat Karangmukti tidak berhenti di Musrenbangdes, melainkan benar-benar diperjuangkan sampai ke tingkat kecamatan dan kabupaten,” ujar Deden.
Menurutnya, kedekatan emosional antara kepala desa dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam membangun desa.
“Kepala desa yang mau turun langsung, mendengar keluhan warga, serta cepat merespons persoalan di lapangan adalah bentuk kepemimpinan yang dibutuhkan saat ini. Komitmen seperti ini patut dipertahankan dan didukung oleh semua pihak,” tegasnya.
Dengan sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya, pembangunan Desa Karangmukti diharapkan dapat berjalan lebih terarah, merata, dan berkelanjutan demi kesejahteraan bersama.
(AM)






























