Jaringan Aktivis NTB Kritik Keras Pemerintah Kabupaten Bima Terkait Hilangnya Sdr. Kifen di Gunung Sangiang Api

NUSA UPDATE

- Redaksi

Senin, 22 Desember 2025 - 15:24 WIB

50156 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NTB | Jaringan Aktivis Nusa Tenggara Barat (NTB) menyampaikan kritik keras terhadap Pemerintah Kabupaten Bima yang dinilai seolah-olah menutup mata atas hilangnya salah satu warganya, Sdr. Kifen, yang dilaporkan hilang di kawasan Gunung Sangiang Api, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, sejak 13 Desember 2025 hingga kini belum ditemukan.

Hingga hari ini, belum terlihat adanya langkah serius, terukur, dan transparan dari Pemerintah Kabupaten Bima dalam upaya pencarian maupun penanganan kasus ini. Kondisi tersebut menimbulkan kekecewaan mendalam di tengah keluarga korban dan masyarakat luas, sekaligus memperlihatkan lemahnya respons negara dalam melindungi keselamatan warganya.

Koordinator Jaringan Aktivis NTB menegaskan bahwa hilangnya Sdr. Kifen bukan sekadar musibah biasa, melainkan persoalan kemanusiaan yang seharusnya menjadi perhatian utama pemerintah daerah. “Kami menilai Pemerintah Kabupaten Bima gagal menunjukkan kehadiran negara. Sejak 13 Desember 2025, keluarga korban dibiarkan menunggu dalam ketidakpastian tanpa kejelasan upaya pencarian yang maksimal,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gunung Sangiang Api merupakan kawasan yang memiliki tingkat risiko tinggi, sehingga diperlukan keterlibatan penuh pemerintah daerah, termasuk koordinasi lintas instansi seperti BPBD, Basarnas, TNI-Polri, tenaga medis, serta relawan lokal. Namun hingga saat ini, upaya tersebut dinilai tidak berjalan optimal dan terkesan setengah hati.

Jaringan Aktivis NTB juga mempertanyakan minimnya informasi resmi yang disampaikan kepada publik. Tidak adanya keterbukaan informasi memperkuat dugaan bahwa pemerintah daerah tidak menjadikan kasus ini sebagai prioritas.

Atas dasar tersebut, Jaringan Aktivis NTB menuntut:

1. Pemerintah Kabupaten Bima segera mengintensifkan operasi pencarian secara menyeluruh dan berkelanjutan.

2. Melibatkan seluruh unsur terkait secara serius dan profesional.

3. Menyampaikan informasi yang transparan dan akuntabel kepada keluarga korban dan masyarakat.

4. Bertanggung jawab penuh atas keselamatan warganya, tanpa alasan dan tanpa penundaan.

“Nyawa warga tidak boleh dianggap remeh. Jika pemerintah terus diam dan lamban, maka ini adalah bentuk kelalaian serius yang mencederai rasa keadilan dan kemanusiaan,” tutup pernyataan presiden Jaringan Aktivis NTB (*).

Berita Terkait

Fraksi PSI DPRD Kota Bandung menyampaikan pandangan umum fraksi atas 4 Raperda baru, ini penjelasanya!
Kunci Keberhasilan Hutan Kertasari Ada di Tangan Petani, Pemdes Sukapura Dorong Kebijakan Tepat Sasaran
Braditi Moulevey Datang, IKM Tasikmalaya Buka Rencana Besar Pembangunan Masjid
Polemik Pilkam Gunung Bakti Mencuat, DPMK Diminta Jangan Tutup Mata terhadap Keberatan soal Domisili Calon Terpilih
Dari BPJS hingga Pelatihan Digital, Adi Widyanto Tampung Aspirasi Warga Margahayu Raya
Hafiz Faisal Al Ayubi Daftarkan Diri Calon Kepala Desa Kali Jaya, “Menuju Perubahan”
Vonis 2 Tahun 10 Bulan Digugat, Kuasa Hukum Panji Pasa Pratama Ajukan Memori Banding: Dakwaan Kabur, Perkara Dinilai Ranah Perdata
Lautan Merah Mengiringi Langkah Petahana, Ribuan Warga Antar Sumardi Daftar Pilkades Karangmukti

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:13 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026

Selasa, 3 November 2026 - 17:47 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen

Senin, 2 November 2026 - 23:24 WIB

Cegah Karhutla, Polsek Darul Hasanah Gelar Patroli Dialogis dan Edukasi Warga di Rambung Jaya

Senin, 2 November 2026 - 22:31 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Hadir di Jalan, Pastikan Pelajar Aman ke Sekolah dan Masyarakat Nyaman

Minggu, 1 November 2026 - 19:25 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Hadir dalam Minggu Kasih, Pererat Kebersamaan dengan Umat Katolik

Minggu, 1 November 2026 - 18:24 WIB

Cegah Kecelakaan dan Gangguan Kamtibmas, Satlantas Polres Aceh Tenggara Gelar Patroli Malam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Jumat Keliling di Masjid Al-Wustha

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Tak Sekadar Instruksi, Kapolres Aceh Tenggara Turun Langsung Berjibaku Bersihkan Jalan Nasional dan Rumah Warga Pascabanjir

Berita Terbaru

error: Content is protected !!