MUBES PIMPINAN KOMUNITAS: BBC TEGUHKAN JATI DIRI SEBAGAI ORGANISASI BERSAHABAT & BERMARTABAT
*nusaupdate.net// Bandung– Buah Batu Corps atau BBC Komunitas menggelar Musyawarah Besar Pimpinan Komunitas 2026 dengan semangat “4 EVER – TOGETHER FOREVER”. Forum ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, tapi penegasan jati diri BBC sebagai organisasi berbasis komunitas yang mengedepankan persahabatan, martabat, dan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi BBC, *H. Dian Rahadian, SH., MH* dalam sambutannya menegaskan, mubes kali ini harus melahirkan keputusan yang berdampak langsung. “BBC lahir dari rahim komunitas akar rumput. Kita besar karena bersahabat. Kita dihormati karena bermartabat. Dan kita akan terus ada karena bermanfaat,” ujarnya di hadapan 28 pimpinan grup se-Jabar.
Warisan Almarhum Pak Haji Mahermanto Jadi Kompas
Mubes ini juga jadi momentum menghidupkan kembali cita-cita pendiri. Program penghijauan yang dulu digagas almarhum Pak Haji Mahermanto kembali jadi prioritas utama. Filosofi “menciptakan mata air, bukan air mata” diangkat sebagai spirit kerja seluruh kader.
“Kondisi hutan Jabar memprihatinkan. 80% kritis. Kalau BBC diam, siapa lagi? Kader kita ada di setiap kecamatan. Itu kekuatan. Jumat depan, setiap grup wajib lapor sudah tanam berapa pohon,” tegas H. Dian Rahadian.
Dari Komunitas ke Kekuatan Politik Terukur
BBC Komunitas menolak cap sebagai organisasi yang hanya kumpul-kumpul. Mubes menetapkan target konkret: membangun database 1 juta kader terdaftar. Dengan 28 grup yang hadir dan potensi 50 grup se-Jabar, BBC yakin target 100 grup dalam 5 tahun ke depan realistis.
Langkah ini jadi fondasi kiprah politik. BBC tidak berpolitik praktis, tapi menyiapkan kader terbaiknya untuk berkontribusi lewat jalur legislatif dan eksekutif. “Kita diatur undang-undang. Kalau kader kita tidak ada di kursi DPRD dan DPR, suara rakyat akar rumput siapa yang sampaikan?” kata H. Bagus Machdiantoro.
Komitmen Tanpa Anggaran Rakyat
Yang membedakan BBC dari organisasi lain, menurut pengurus, adalah kemandirian. “Kami tidak pernah pakai duit rakyat untuk operasional. Semua iuran, gotong royong, swadaya. Itu harga mati biar martabat BBC tetap terjaga,” jelas Sekjen Irvan Barki Irawan, ST.
Dengan kepengurusan baru periode 2026-2031 yang dipimpin kembali H. Bagus Machdiantoro, BBC Komunitas menutup Mubes dengan tekad: menjadi organisasi komunitas terbesar yang paling dirasakan manfaatnya oleh rakyat Jabar.
(Red) **





























