WALHI Jabar: PTLSa Solusi Palsu, Kembalikan Penanganan Sampah ke Hulu

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Selasa, 9 Juni 2026 - 00:55 WIB

5044 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WALHI Jabar: PTLSa Solusi Palsu, Kembalikan Penanganan Sampah ke Hulu

*BANDUNG* – Diskusi Ilmiah PSEL Bandung Raya yang digelar Komisi IV DPRD Jabar bersama WALHI Jabar, Selasa 9/6/2026, jadi momentum menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Direktur Eksekutif WALHI Jabar, Kang Iwang, menegaskan diskusi ini bentuk ajakan kolaborasi multipihak. Ada legislatif, eksekutif, praktisi, hingga jaringan nasional-internasional yang hadir. Sayangnya, KLHK dan Gubernur Jabar tidak hadir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semangatnya tetap sama: mencari solusi nyata, bukan solusi yang menambah masalah,” ujar Iwang.

1. Tolak PTLSa, Itu “Solusi Palsu
WALHI Jabar menolak skema Pembangkit Listrik Tenaga Sampah. Alasannya: 21 tahun pasca tragedi Leuwigajah, pemerintah masih mengandalkan teknologi bakar. Padahal pendekatan itu tidak menyentuh akar masalah.

“PTLSa kami sebut solusi palsu. Dia tidak mengatasi sampah, hanya menumbuhkan masalah baru. Harganya mahal, berpotensi koruptif, dan berdampak ke lingkungan,” tegas Iwang.

Ia mengingatkan, peta jalan Jastrada Jabar jelas mengamanatkan penanganan sampah dari hulu/dari sumber. Tapi faktanya, pendekatan teknologi thermal yang terus didorong.

2. Sarimukti Overload, Harus Ditutup
Sampah organik masih masuk ke Sarimukti. Akibatnya, TPA itu overload dan rawan kebakaran karena gas metana tinggi.

“Kalau organik masih masuk Sarimukti, tidak salah kalau TPA itu rentan terbakar. Sudah saatnya Sarimukti ditutup. Jangan tambah beban lagi,” kata Iwang.

Ia minta ada dialog partisipatif-transparan soal nasib Sarimukti dan TPS sementara seperti Caringin. Harus ada timeline jelas, pendekatannya bukan teknologi bakar, tapi pemilahan dari sumber.

3. Rangkul Pejuang Sampah: Pemulung
WALHI menyorot nasib pemulung yang selama ini jadi “pahlawan sampah” tapi dipandang sebelah mata. Padahal merekalah yang paling nyata mengurangi sampah di Bandung Raya.

“Pemerintah tidak pernah meletakkan pemulung sebagai pejuang sejati. Padahal mereka membantu pemerintah tanpa disadari. Rangkullah mereka, ajak dialog, dengar harapan mereka,” pinta Iwang.

4. Desak KDM Batalkan Teknologi Bakar
WALHI Jabar mendesak Gubernur Jabar Dedi Mulyadi untuk tidak menjalankan PTLSa, insinerator, atau teknologi bakar apapun.

“KDM paham kondisi alam Jabar sudah krisis. Jangan bebani bumi lagi dengan teknologi yang merusak. Kalau ada solusi lain yang tidak menimbulkan masalah baru, itu yang harus diupayakan,” ujar Iwang.

Ia menutup dengan harapan: Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota harus memanusiakan pejuang sampah. Letakkan mereka sebagai aktor utama, bukan warga kelas dua.

“Karena merekalah yang selama ini benar-benar mengatasi sampah dan membantu pemerintah,” pungkasnya.

(*) **

 

Berita Terkait

Pelatihan Barber Bekali Warga Bandung dengan Keterampilan, Teknik Taper dan Fade Jadi Materi Utama
10 Hari Digembleng Jadi Barista, 60 Peserta Hasil Aspirasi Reses Adi Widyanto Siap Kembangkan Usaha Kopi
Dari BPJS hingga Pelatihan Digital, Adi Widyanto Tampung Aspirasi Warga Margahayu Raya
Hadapi Tantangan Persampahan, Pemkot Cimahi Perkuat Kolaborasi dan Kesadaran Warga
Lindungi Anak Sejak Dini, DP3A Kota Bandung Dorong Sekolah Perkuat Edukasi dan Deteksi Dini
Madrim Kusumah Andin, di bawah kepemimpinan Ketua Umum BBC terpilih, Kang Bagus Machdiantoro, Komunitas BBC akan semakin maju dan sukses
Jelang Pilkades Hegarmanah, BPD Minta Inspektorat Perjelas Penyelesaian Kerugian Daerah
Peringatan HUT ke-53 FSP TSK SPSI
Tag :

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:10 WIB

Dari Polres hingga Polsek, Tidak Memberi Ruang Peredaran Sabu: 10 Paket Diamankan di Gusung Batu

Senin, 14 September 2026 - 13:04 WIB

Saku Celana Berisi 37 Paket Sabu, Satu Orang Pengedar Diamankan Polres Aceh Tenggara

Jumat, 11 September 2026 - 13:30 WIB

Bukan Sekadar Olahraga, HKGB ke-74 Pererat Kebersamaan Keluarga Besar Polres Aceh Tenggara dan Forkopimda

Rabu, 9 September 2026 - 16:28 WIB

Polres Agara Musnahkan Narkotika Hasil Pengungkapan Kasus, Bupati Apresiasi Kinerja Polres Aceh Tenggara

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Ganja 4,7 Kg Disembunyikan di Bawah Tempat Tidur, Satresnarkoba Bongkar Peredaran di Ketambe

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:23 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Festival Kakao dan Pasar Tani, Dorong Penguatan Ekonomi Petani

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Pasca Kebakaran Ponpes Darul Mukhlasin, Kapolres dan Bupati Aceh Tenggara Turun Langsung Salurkan Bantuan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Perkuat Perang Melawan Narkoba, Kapolres Aceh Tenggara Tegaskan Satresnarkoba Harus Bergerak Hingga ke Akar Jaringan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!