Mengayuh Sepeda Menjaga Ingatan, Purnawirawan Polri Lumajang Kenang Jasa 18 Polisi Gugur di Monumen Tumpeng

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:10 WIB

50157 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengayuh Sepeda Menjaga Ingatan, Purnawirawan Polri Lumajang Kenang Jasa 18 Polisi Gugur di Monumen Tumpeng

 

LUMAJANG,Kabarnusa24.Com.Sabtu,11/7/2026– Di balik kayuhan sepeda yang menempuh jalan menuju Desa Tumpeng, Kecamatan Candipuro, Sabtu (11/7/2026), tersimpan pesan yang lebih besar daripada sekadar olahraga. Sekitar 50 anggota Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Lumajang memilih mengawali akhir pekan dengan mengenang jasa 18 anggota Kepolisian Republik Indonesia yang gugur dalam pertempuran melawan pasukan Belanda pada 1947.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kegiatan yang dikemas dalam Gowes Gembira PP Polri Lumajang itu menjadi agenda rutin tahunan sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang Polri yang telah mengorbankan jiwa demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Rombongan terdiri atas purnawirawan Polri, Warakawuri Polri, serta masyarakat pecinta sepeda yang tergabung dalam komunitas gowes PP Polri Lumajang.

 

Wakil Ketua Gowes Gembira PP Polri Lumajang, Kompol (Purn) Edy Sujarwo, mengatakan komunitas gowes tersebut telah berdiri sekitar lima tahun dan secara konsisten menjadikan Monumen Tumpeng sebagai tujuan utama setiap peringatan gugurnya para pejuang Polri.

 

“Monumen Tumpeng menjadi pengingat bahwa di tempat inilah 18 anggota Polri gugur saat mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Mereka dipimpin IPTU Jamaari, yang namanya kini diabadikan menjadi salah satu nama jalan di Kabupaten Lumajang,” ujar Edy.

 

Menurut Edy, kegiatan tersebut bukan hanya untuk mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga menjadi upaya menanamkan nilai-nilai perjuangan kepada generasi penerus Polri agar tidak melupakan sejarah pengabdian institusi kepolisian dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa.

 

“Kami ingin generasi Polri mengetahui bahwa di Desa Tumpeng terdapat Monumen Perjuangan Polisi yang menjadi simbol keberanian dan pengorbanan anggota Polri dalam melawan penjajah. Semangat perjuangan itu harus terus diwariskan dan tidak boleh hilang ditelan zaman,” katanya.

 

Selain menjadi momentum refleksi sejarah, kegiatan gowes juga bertujuan menjaga kebugaran dan mempererat tali silaturahmi di antara para purnawirawan Polri. Setiap hari Sabtu, komunitas tersebut rutin menggelar gowes bersama dengan rute yang berbeda-beda.

 

Edy menjelaskan, PP Polri Lumajang tidak hanya aktif di bidang olahraga, tetapi juga menjalankan berbagai kegiatan sosial, seperti memberikan santunan kepada anggota yang sakit, membantu anak yatim piatu, hingga mengadakan rekreasi bersama setiap tiga bulan sekali sebagai sarana menjaga kesehatan fisik dan memperkuat kebersamaan.

 

“Kami berharap para purnawirawan Polri tetap sehat, panjang umur, penuh semangat, dan selalu bergembira. Melalui kegiatan ini kami juga ingin memastikan semangat perjuangan para pendahulu tetap hidup dan terus dikenang oleh generasi Polri berikutnya,” tuturnya.

 

Bagi para peserta, kayuhan menuju Monumen Tumpeng bukan sekadar perjalanan olahraga. Setiap putaran roda menjadi simbol penghormatan kepada para pejuang yang telah mengorbankan jiwa demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia, sekaligus pengingat bahwa sejarah perjuangan Polri harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.(D.S)

Berita Terkait

Saksi Ahli Berpendapat Bahwa Peristiwa Yang Terjadi Di BRAVO Adalah Pembelaan Diri
Wabup Kuningan Dorong Daerah Jadi Pilot Project Nasional Pengelolaan Sampah
PW MES Jawa Barat Gelar Pelantikan, Seminar dan Silakwil
Kementerian PKP Bedah 17 Rumah di Cilampeni, Simulasi Tender Terbuka Digelar
47 siswa wyata guna bandung raih juara lomba nyanyi dan puisi
Gala Dinner Kolokium Khusus AP2TPI XXXI Bandung 2026
Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak, Anggota DPRD Jatim: Biarkan Hukum Bekerja, Korban Jangan Disalahkan
Membangun Rumah yang Aman di Era Digital, Keluarga Didorong Menjadi Benteng Pertama Perlindungan Anak

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:01 WIB

Semarak Kontes Durian Lokal Aceh Tenggara, Kapolres Bersama Forkopimda Dukung Potensi Durian Unggulan Daerah

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:34 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Perayaan Dies Natalis ke-2 GAMKI, Perkuat Sinergi Lintas Agama dan Pemuda

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:30 WIB

Polres Aceh Tenggara Tingkatkan Pengamanan dan Patroli di SPBU, Jaga Ketertiban di Tengah Kelangkaan BBM

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:19 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Gelar Temu Ramah dan Anev Bersama Bhabinkamtibmas Jajaran, Perkuat Peran Sebagai Garda Terdepan Polri

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:34 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pererat Silaturahmi Lewat Subuh Keliling dan Jumat Curhat Bersama Masyarakat

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:31 WIB

Dari Dua Pelaku ke Pemasok Utama, Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Bongkar Jaringan Sabu Medan–Kutacane

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:12 WIB

Polres Aceh Tenggara Kawal Penertiban Pengisian BBM Bersubsidi, Pastikan Tepat Sasaran dan Tertib

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:48 WIB

Awal Kepemimpinan yang Tegas, Polres Aceh Tenggara Berhasil Sita Lebih dari 100 Gram Sabu

Berita Terbaru

error: Content is protected !!