ACEH TENGGARA – Informasi masyarakat kembali menjadi pintu masuk bagi kepolisian dalam mengungkap peredaran narkotika. Unit Reskrim Polsek Badar Polres Aceh Tenggara mengamankan dua pria berinisial J.F. (26) dan S.I. (33) di Desa Gusung Batu, Kecamatan Deleng Pokhisen, Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.50 WIB.
Keduanya diamankan setelah polisi menerima informasi mengenai maraknya peredaran sabu yang telah meresahkan masyarakat di kawasan tersebut. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan oleh personel Unit Reskrim Polsek Badar.
Setelah rangkaian penyelidikan dilakukan, petugas mendatangi lokasi dan mengamankan kedua pria tersebut. Saat dilakukan pemeriksaan awal, petugas belum menemukan barang bukti pada tubuh keduanya.
Polisi kemudian melanjutkan pemeriksaan dengan menggeledah sebuah pondok dan area di sekitarnya. Dari penggeledahan tersebut, petugas menemukan sejumlah paket sabu yang berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.
Enam paket sabu ditemukan di dalam kamar pondok, sedangkan tiga paket lainnya ditemukan di atas tanah tepat di bawah pondok. Petugas juga menemukan satu dompet kecil yang berisi narkotika jenis sabu.
Secara keseluruhan, barang bukti yang diamankan terdiri dari 10 bungkus sabu, yakni sembilan bungkus dengan berat bruto 1,25 gram serta satu bungkus lainnya dengan berat bruto 2,88 gram.
Tak hanya narkotika, petugas turut mengamankan berbagai barang yang berkaitan dengan penyalahgunaan dan pengemasan sabu, di antaranya alat hisap bong, mancis, dua kaca pirex, lima plastik panjang, tiga plastik kosong, gunting, pipet, dua unit handphone, satu kotak rokok, satu dompet serta satu unit sepeda motor Honda Beat.
Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo, S.H., S.I.K., CPHR., CBA. melalui Kasi Humas Ipda Patar mengatakan, pengungkapan tersebut menunjukkan bahwa informasi masyarakat memiliki peran penting dalam membantu kepolisian mengungkap dugaan peredaran narkotika.
“Kami tidak ingin narkotika berkembang dan merusak masyarakat. Setiap informasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi perhatian dan ditindaklanjuti melalui penyelidikan. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba dan tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkotika,” ungkap Ipda Patar.
Polsek Badar bergerak dari informasi warga, menyisir lokasi, hingga menemukan barang bukti. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Polres Aceh Tenggara untuk menjaga masyarakat tetap aman dan menjauhkan generasi muda dari bahaya narkotika. (Red)






























