Dorong Swasembada Pangan KSDM Polda Riau Panen Raya Jagung 4 Hektare Bersama Petani

NUSA UPDATE

- Redaksi

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:51 WIB

5045 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Biro SDM Polda Riau Pekanbaru, Selasa |  Sambut HUT Pekanbaru ke-242, Kombes Boy Jeckson Situmorang turun ke lahan Balai Benih Inti. Kolaborasi Polda Riau, Dinas TP&H, dan kelompok tani targetkan hasil jagung 4-6 ton per hektare dukung program Presiden Prabowo.

PEKANBARU, waspadaindonesia.com – Suasana berbeda terasa di lahan Balai Benih Inti UPTD Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau, Kota Pekanbaru, Selasa (23/6/2026) pagi. Di tengah hamparan jagung seluas 4 hektare yang siap panen, Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polda Riau Kombes Pol Dr. Boy Jeckson Situmorang, S.H., S.I.K., M.H., mengendarai sendiri mobil combine harvester sebagai penanda panen jagung di lahan tersebut.

Kombes Boy Jeckson memimpin pemotongan jagung pertama, disusul anggota kelompok tani dan penyuluh pertanian yang sehari-hari mendampingi proses budidaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangannya, Kombes Boy Jeckson menyebut kegiatan ini sebagai wujud kolaborasi nyata antara kepolisian dengan kelompok tani, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, serta masyarakat.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Ketahanan pangan adalah kerja bersama. Hari ini kami hadir bukan hanya sebagai aparat keamanan, tapi sebagai mitra petani di lapangan. Ini adalah wujud kolaborasi yang diikuti dengan aksi nyata sebagaimana tagline KolaborAksi yang menjadi semangat HUT Kota Pekanbaru ke-242 hari ini,” ujarnya.

“Banyak yang salah persepsi menganggap polisi sekarang mendapat tugas baru menanam jagung. Padahal, tidak demikian. Aparat kepolisian lebih berperan sebagai motor penggerak dan penghubung di lapangan guna bisa memangkas birokrasi maupun mengatasi kendala yang muncul,” tuturnya.

*Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci*

Kolaborasi lintas sektor menjadi kata kunci panen kali ini. Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau menyediakan benih, pupuk, dan pendampingan teknis. Kelompok tani menggarap lahan dan menjaga tanaman.

Sementara Polda Riau menurunkan personel Bhabinkamtibmas untuk membantu koordinasi, pengamanan, serta menghubungkan petani dengan akses informasi dan dukungan logistik.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi dukungan Polda Riau terhadap program swasembada jagung yang digulirkan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah menargetkan pengurangan impor jagung pakan melalui perluasan areal tanam dan peningkatan produktivitas. Di Riau, jagung diproyeksikan sebagai komoditas penopang industri peternakan dan pakan ternak.

“Panen hari ini menjadi pengingat bahwa segala sesuatu yang kita lakukan dengan niat tulus dan dikerjakan dengan sebaik-baiknya, insya Allah akan mendatangkan hasil yang baik,” ujarnya.

“Seperti lahan tempat panen hari ini, sejak awal kita sudah persiapkan dengan serius, lakukan treatment khusus, kemudian menjalankan SOP pertanian yang benar di bawah pengawasan tenaga ahli pertanian yang kita datangkan khusus. Bila sebelumnya hasil panen jagung di wilayah Provinsi Riau hanya sekitar 0,5-1 ton per hektare, kita berharap manajemen pertanian yang kita lakukan bisa menghasilkan 4-6 ton jagung per hektare,” kata Kombes Boy Jeckson.

Kombes Boy Jeckson menyampaikan, Polda Riau akan terus mendorong program ketahanan pangan melalui penguatan kemitraan dengan dinas teknis dan komunitas pertanian.

Bagi kepolisian, turun ke lahan jagung adalah bagian dari upaya menjaga stabilitas sosial-ekonomi di akar rumput. Bagi petani, panen ini adalah bukti bahwa kolaborasi bisa mengubah lahan benih menjadi lumbung pangan yang nyata.

Sumber: Kepala Biro SDM Polda Riau Kombes Pol Dr. Boy Jeckson Situmorang
Editor: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

BBC Desak Pemkot Bandung Buka-bukaan soal Pengelolaan CFD Buah Batu
Kajari Karo Lantik Tiga Pejabat Baru, Pesan Tegas: Jabatan Adalah Amanah
Pemkab Karo Bantah Konflik Kepentingan dalam Penyaluran CSR Beasiswa
Aktivis Nasional Sebut Kolaborasi Polres Cimahi dan Ojol Bukti Kamtibmas Butuh Peran Aktif Masyarakat
LSM LIDIK Desak Klarifikasi Terbuka Dugaan Kekerasan ASN di Sumedang
CV Tumangger Cup I Bergulir, Adu Taktik Pemain Sepak Bola Warnai Semangat Sportivitas di Subulussalam
Bupati Karo Bersama Forkopimda Tinjau Kembali Penanganan Pasien Dugaan Keracunan MBG di RS Efarina Etaham
Respon Cepat Kapolsek Berastagi, Berantas Judi Di Wilayahnya

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:43 WIB

BBC Desak Pemkot Bandung Buka-bukaan soal Pengelolaan CFD Buah Batu

Sabtu, 5 September 2026 - 17:24 WIB

Pemkab Karo Bantah Konflik Kepentingan dalam Penyaluran CSR Beasiswa

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Aktivis Nasional Sebut Kolaborasi Polres Cimahi dan Ojol Bukti Kamtibmas Butuh Peran Aktif Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:13 WIB

LSM LIDIK Desak Klarifikasi Terbuka Dugaan Kekerasan ASN di Sumedang

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:40 WIB

CV Tumangger Cup I Bergulir, Adu Taktik Pemain Sepak Bola Warnai Semangat Sportivitas di Subulussalam

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Bupati Karo Bersama Forkopimda Tinjau Kembali Penanganan Pasien Dugaan Keracunan MBG di RS Efarina Etaham

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Respon Cepat Kapolsek Berastagi, Berantas Judi Di Wilayahnya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:45 WIB

Sekertaris Daerah Menghadiri Penggalangan Dana Pembangunann Gereja GBKP Runggun Bukit

Berita Terbaru

error: Content is protected !!