Seruan Deklarasi Besar Simpul Kemelayuan dan Elemen Masyarakat, Bersatu Memperjuangkan Tanah Ulayat dan Hak Masyarakat Adat

NUSA UPDATE

- Redaksi

Kamis, 26 Maret 2026 - 23:18 WIB

5091 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Riau — Gelombang kesadaran kolektif untuk mempertahankan marwah dan hak masyarakat adat terus menguat. Simpul-simpul kemelayuan bersama masyarakat dan tokoh lintas elemen akan menggelar Deklarasi Besar Perjuangan Masyarakat Adat Melayu sebagai bentuk sikap tegas dan konsolidasi kekuatan rakyat.

Adapun pelaksanaan kegiatan tersebut dijadwalkan pada:
Hari/Tanggal: Jum’at, 27 Maret 2026
Pukul: 16.00 WIB
Tempat: Halaman Balai Adat LAMR

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan suara dan langkah seluruh elemen masyarakat dalam memperjuangkan hak atas tanah ulayat serta menjaga eksistensi masyarakat adat Melayu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seruan ini ditujukan kepada seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, akademisi, mahasiswa, hingga organisasi sipil, untuk hadir dan berdiri dalam satu barisan perjuangan. Persoalan tanah ulayat ditegaskan bukan sekadar konflik agraria, melainkan menyangkut identitas, kehormatan, serta masa depan generasi Melayu yang harus dijaga bersama.

Encik Faizal selaku Ketua Panitia Deklarasi menegaskan bahwa kegiatan deklarasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk menyatukan kekuatan dan menyuarakan sikap tegas masyarakat Melayu.

“Deklarasi ini adalah bentuk kesadaran kolektif kita. Ini bukan acara biasa, ini adalah titik awal konsolidasi besar-besaran untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat adat Melayu yang selama ini terabaikan,” tegas Encik Faizal.

Ia menekankan bahwa seluruh elemen yang terlibat memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga marwah dan masa depan Melayu.

“Kami ingin memastikan bahwa suara masyarakat adat Melayu tidak lagi dipandang sebelah mata. Ini soal harga diri, soal identitas, dan soal keberlangsungan generasi ke depan. Karena itu, kami mengajak semua pihak untuk hadir, bersatu, dan mengambil peran dalam perjuangan ini,” lanjutnya.

Encik Faizal juga menegaskan bahwa deklarasi ini akan menjadi pesan kuat kepada semua pihak bahwa masyarakat Melayu tidak akan tinggal diam.

“Dari deklarasi ini, kita kirimkan pesan tegas: masyarakat Melayu bersatu, bergerak, dan tidak akan mundur dalam memperjuangkan haknya. Ini adalah langkah awal dari gerakan yang lebih besar,” tutupnya.

Berita Terkait

Polemik Pilkam Gunung Bakti Mencuat, DPMK Diminta Jangan Tutup Mata terhadap Keberatan soal Domisili Calon Terpilih
Dari BPJS hingga Pelatihan Digital, Adi Widyanto Tampung Aspirasi Warga Margahayu Raya
Hafiz Faisal Al Ayubi Daftarkan Diri Calon Kepala Desa Kali Jaya, “Menuju Perubahan”
Vonis 2 Tahun 10 Bulan Digugat, Kuasa Hukum Panji Pasa Pratama Ajukan Memori Banding: Dakwaan Kabur, Perkara Dinilai Ranah Perdata
Lautan Merah Mengiringi Langkah Petahana, Ribuan Warga Antar Sumardi Daftar Pilkades Karangmukti
Madrim Kusumah Andin, di bawah kepemimpinan Ketua Umum BBC terpilih, Kang Bagus Machdiantoro, Komunitas BBC akan semakin maju dan sukses
Dikawal Ribuan Simpatisan, Petahana Bao Umbara Resmi Daftar Sebagai Calon Kepala Desa Karangsari Periode 2026–2034
Semangat Dua Periode Menggema, Pemuda Karangmukti Bersatu Nyatakan Dukungan Penuh untuk Petahana Sumardi

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:10 WIB

Dari Polres hingga Polsek, Tidak Memberi Ruang Peredaran Sabu: 10 Paket Diamankan di Gusung Batu

Senin, 14 September 2026 - 13:04 WIB

Saku Celana Berisi 37 Paket Sabu, Satu Orang Pengedar Diamankan Polres Aceh Tenggara

Jumat, 11 September 2026 - 13:30 WIB

Bukan Sekadar Olahraga, HKGB ke-74 Pererat Kebersamaan Keluarga Besar Polres Aceh Tenggara dan Forkopimda

Rabu, 9 September 2026 - 16:28 WIB

Polres Agara Musnahkan Narkotika Hasil Pengungkapan Kasus, Bupati Apresiasi Kinerja Polres Aceh Tenggara

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Ganja 4,7 Kg Disembunyikan di Bawah Tempat Tidur, Satresnarkoba Bongkar Peredaran di Ketambe

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:23 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Festival Kakao dan Pasar Tani, Dorong Penguatan Ekonomi Petani

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Pasca Kebakaran Ponpes Darul Mukhlasin, Kapolres dan Bupati Aceh Tenggara Turun Langsung Salurkan Bantuan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Perkuat Perang Melawan Narkoba, Kapolres Aceh Tenggara Tegaskan Satresnarkoba Harus Bergerak Hingga ke Akar Jaringan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!