International Ksatria Nusantara Series Bandung Utama 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Taekwondo Yang Berprestasi
http://NusaUpdet.com
Sabtu, 4 Juli 2026
Kejuaraan International Ksatria Nusantara Series Bandung Utama 2026 resmi digelar pada 3–5 Juli 2026 di Kota Bandung. Mengusung tema “Towards Victory”, kejuaraan ini menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang kompetisi bagi atlet-atlet taekwondo dari berbagai daerah untuk meningkatkan kemampuan, mental bertanding, dan prestasi menuju level yang lebih tinggi.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Bandung dan Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (TI) Jawa Barat. Pada backdrop kegiatan turut ditampilkan dukungan Wali Kota Bandung H. Muhammad Farhan, S.E., Letjen TNI (Purn.) Rio Firdianto, serta Ketua Pengprov Taekwondo Indonesia Jawa Barat, Divie, S.H., M.H.
Mengusung semangat “Unity in Diversity”, International Ksatria Nusantara Series menjadi bagian dari rangkaian kejuaraan yang juga diselenggarakan di sejumlah kota di Indonesia, yaitu Medan, Bali, Kediri, Bandung, dan Lampung. Kejuaraan ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berbakat yang siap bersaing pada tingkat nasional maupun internasional.
Ketua Pengprov Taekwondo Indonesia Jawa Barat, Divie, S.H., M.H., menegaskan bahwa pembinaan usia dini dan regenerasi atlet merupakan kunci utama dalam menjaga prestasi taekwondo Indonesia.
“Kejuaraan seperti International Ksatria Nusantara Series bukan sekadar mencari juara, tetapi juga membangun karakter, sportivitas, disiplin, dan mental juang para atlet. Kami berharap dari ajang ini lahir atlet-atlet masa depan yang mampu mengharumkan nama Jawa Barat dan Indonesia di tingkat dunia,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan kejuaraan yang turut menggerakkan sektor olahraga sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah melalui kunjungan peserta dan pendamping dari berbagai wilayah.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga mempererat persaudaraan antaratlet, pelatih, dan insan taekwondo dari berbagai daerah dengan menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan, sportivitas, dan semangat kebangsaan.
International Ksatria Nusantara Series Bandung Utama 2026 diharapkan menjadi salah satu kalender kejuaraan bergengsi yang konsisten mencetak atlet-atlet berkualitas sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam pembinaan olahraga taekwondo di tingkat internasional.
Pada kesempatannya, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Taekwondo Indonesia, Irwan, yang didampingi Wakil Sekretaris Jendral PB TI Yuri, mengatakan bahwa penyelenggaraan International Ksatria Nusantara Series Bandung Utama 2026 merupakan bagian dari program pembinaan atlet nasional yang berkesinambungan sekaligus menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan regenerasi atlet menuju berbagai kejuaraan internasional.
Dalam keterangannya kepada awak media, Irwan menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan hanya ajang kompetisi, melainkan sarana untuk menjaring bibit-bibit atlet terbaik Indonesia dari berbagai kelompok usia.
“Kejuaraan ini kami selenggarakan sebagai bagian dari program pembinaan menuju agenda-agenda besar olahraga nasional dan internasional. Kami ingin mencari atlet-atlet yang nantinya menjadi tulang punggung Tim Nasional Indonesia, mulai dari kategori usia dini hingga senior. Harapan kami, dari kejuaraan ini akan lahir atlet-atlet masa depan Indonesia,” ujar Irwan.
Ia mengungkapkan, tingginya antusiasme peserta menjadi indikator bahwa pembinaan taekwondo di daerah terus berkembang. Tercatat sekitar 1.500 atlet dari 18 provinsi ambil bagian dalam International Ksatria Nusantara Series Bandung Utama 2026.
“Partisipasi sekitar 1.500 atlet dari 18 provinsi menunjukkan bahwa pembinaan taekwondo di Indonesia berjalan dengan baik. Ini menjadi modal penting untuk menyeleksi sekaligus mempersiapkan atlet-atlet terbaik yang akan mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang internasional,” tambahnya.
Irwan berharap International Ksatria Nusantara Series dapat terus menjadi agenda rutin yang mampu memperkuat sistem pembinaan prestasi nasional sekaligus menjadi jembatan lahirnya generasi baru atlet taekwondo Indonesia yang mampu bersaing di tingkat Asia hingga dunia.
Penulis narasi: ywinda































