Semangat Haflah Akhirussanah Perkuat Komitmen Pesantren Cegah Intoleransi dan Radikalisme

NUSA UPDATE

- Redaksi

Rabu, 11 Februari 2026 - 22:04 WIB

50125 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, – Haflah Akhirussanah (Perayaan akhir tahun sekolah atau wisuda) di Pondok Pesantren Riyadus Sholihin, Kabupaten Siak, tidak hanya menjadi penanda berakhirnya tahun pendidikan para santri, tetapi juga menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai kebersamaan, toleransi, dan ketahanan sosial di tengah masyarakat. Rabu (11/02/2026).

Pondok Pesantren Riyadus Sholihin yang dikenal sebagai pesantren berbasis Nahdlatul Ulama (NU) turut menegaskan komitmennya dalam menanamkan ajaran Islam yang moderat dan berorientasi pada keseimbangan kehidupan bermasyarakat.

Mengusung tema “Harmoni Peradaban: Menyeimbangkan Ilmu, Iman, dan Etika,” kegiatan ini menegaskan pentingnya membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara spiritual dan berkarakter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rangkaian kegiatan yang meliputi pawai santri, pentas seni, serta seremoni kelulusan berlangsung penuh khidmat dan antusias.

Kehadiran wali murid serta masyarakat sekitar turut mencerminkan kuatnya dukungan terhadap peran pesantren sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya membentuk kecerdasan intelektual, tetapi juga karakter dan moral generasi muda.

Lebih dari sekadar tradisi akademik, Haflah Akhirussanah tahun ini menegaskan komitmen Pondok Pesantren Riyadus Sholihin untuk mengambil peran aktif dalam menjaga moderasi beragama dan persatuan.

Sejalan dengan tema harmoni peradaban, keseimbangan antara ilmu, iman, dan etika dipandang sebagai fondasi utama dalam membentengi generasi muda dari pengaruh paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme.

Melalui momentum tersebut, pesantren menyatakan kesiapan untuk menjadi garda terdepan serta bersinergi dengan kepolisian dan para pemangku kepentingan terkait dalam upaya mencegah berkembangnya ideologi yang berpotensi merusak persatuan.

Pendidikan yang menekankan etika dan nilai kemanusiaan diyakini mampu menumbuhkan sikap saling menghormati serta memperkuat komitmen terhadap kehidupan yang damai.

Pimpinan pesantren, KH.M. Thoyib Firdaus menegaskan bahwa lingkungan pendidikan memiliki posisi strategis dalam menanamkan nilai toleransi, cinta damai, serta tanggung jawab kebangsaan.

Semangat para santri yang tercermin sepanjang rangkaian haflah menjadi gambaran bahwa harmoni bukan sekadar konsep, melainkan praktik nyata yang harus dijaga bersama.

Kolaborasi antara lembaga pendidikan dan berbagai unsur masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan stabilitas jangka panjang. Ketika ilmu dipadukan dengan keimanan dan dibingkai oleh etika, ruang bagi berkembangnya ideologi kekerasan akan semakin sempit.

Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Riyadus Sholihin menunjukkan bahwa pesantren tidak hanya berfungsi sebagai pusat pembelajaran keagamaan, tetapi juga sebagai ruang pembinaan generasi yang berorientasi pada perdamaian. Harmoni peradaban yang digaungkan menjadi refleksi komitmen untuk merawat kebersamaan di tengah keberagaman.

Haflah Akhirussanah pun menjadi pesan kuat bahwa, menjaga persatuan serta menangkal paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme merupakan tanggung jawab bersama.

Sumber: Haflah Akhirussanah

(Ros.H)

Berita Terkait

Polemik Pilkam Gunung Bakti Mencuat, DPMK Diminta Jangan Tutup Mata terhadap Keberatan soal Domisili Calon Terpilih
Dari BPJS hingga Pelatihan Digital, Adi Widyanto Tampung Aspirasi Warga Margahayu Raya
Hafiz Faisal Al Ayubi Daftarkan Diri Calon Kepala Desa Kali Jaya, “Menuju Perubahan”
Vonis 2 Tahun 10 Bulan Digugat, Kuasa Hukum Panji Pasa Pratama Ajukan Memori Banding: Dakwaan Kabur, Perkara Dinilai Ranah Perdata
Lautan Merah Mengiringi Langkah Petahana, Ribuan Warga Antar Sumardi Daftar Pilkades Karangmukti
Madrim Kusumah Andin, di bawah kepemimpinan Ketua Umum BBC terpilih, Kang Bagus Machdiantoro, Komunitas BBC akan semakin maju dan sukses
Dikawal Ribuan Simpatisan, Petahana Bao Umbara Resmi Daftar Sebagai Calon Kepala Desa Karangsari Periode 2026–2034
Semangat Dua Periode Menggema, Pemuda Karangmukti Bersatu Nyatakan Dukungan Penuh untuk Petahana Sumardi

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:10 WIB

Dari Polres hingga Polsek, Tidak Memberi Ruang Peredaran Sabu: 10 Paket Diamankan di Gusung Batu

Senin, 14 September 2026 - 13:04 WIB

Saku Celana Berisi 37 Paket Sabu, Satu Orang Pengedar Diamankan Polres Aceh Tenggara

Jumat, 11 September 2026 - 13:30 WIB

Bukan Sekadar Olahraga, HKGB ke-74 Pererat Kebersamaan Keluarga Besar Polres Aceh Tenggara dan Forkopimda

Rabu, 9 September 2026 - 16:28 WIB

Polres Agara Musnahkan Narkotika Hasil Pengungkapan Kasus, Bupati Apresiasi Kinerja Polres Aceh Tenggara

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Ganja 4,7 Kg Disembunyikan di Bawah Tempat Tidur, Satresnarkoba Bongkar Peredaran di Ketambe

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:23 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Festival Kakao dan Pasar Tani, Dorong Penguatan Ekonomi Petani

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Pasca Kebakaran Ponpes Darul Mukhlasin, Kapolres dan Bupati Aceh Tenggara Turun Langsung Salurkan Bantuan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Perkuat Perang Melawan Narkoba, Kapolres Aceh Tenggara Tegaskan Satresnarkoba Harus Bergerak Hingga ke Akar Jaringan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!