PMI Asal Plered Diduga Diberangkatkan Secara Non Prosedural, Dianggap Menipu Akhirnya Diminta Ganti Biaya Proses 

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Selasa, 10 Februari 2026 - 01:22 WIB

50258 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PMI Asal Plered Diduga Diberangkatkan Secara Non Prosedural, Dianggap Menipu Akhirnya Diminta Ganti Biaya Proses

Purwakarta_Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kampung Pasirsalam, Desa Sempur, Kecamatan Plered yang kini berada di kota Riyadh Saudi Arabia, harus menerima pil pahit akibat perbuatannya yang dianggap menipu sang sponsor atau pemroses keberangkatan.

Dilansir dari halaman berita Bramastanews.com, PMI tersebut bernama Anih, diproses keberangkatannya oleh Nur asal Desa Gandasoli yang kemudian bekerjasama dengan AJ, sponsor (pemroses) keberangkatan tujuan Timur Tengah yang namanya cukup dikenal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anih diduga diproses secara non prosedural alias Ilegal, sehingga kini ia berada di Timur Tengah.

Sayangnya, Anih dianggap telah menipu pihak pemroses yang sudah mengeluarkan biaya cukup besar untuk biayai keberangkatkannya itu.

Dari informasi yang diperoleh, sesampainya di Bandara Saudi Arabia, Anih malah menghubungi majikan lamanya yang sebelumnya meminta dirinya untuk berangkat.

Sehingga Anih akhirnya bekerja dirumah majikan lamanya, tanpa sepengetahuan pihak pemroses yang membiayai keberangkatannya.

Atas perbuatannya itu, keluarga Anih di Kampung dikabarkan dimintai uang dalam jumlah besar sebagai pengganti biaya proses keberangkatannya ke luar negeri.

Menurut salah satu warga, suami Anih kini diminta ganti biaya pemberangkatan sebesar Rp 100 juta.

Hingga permintaan dana besar tersebut membuat sang suami kebingungan.

Lebih parahnya lagi, Anih dikabarkan akan dipulangkan majikan lamanya sebab terdeteksi sedang mengandung dengan usia kehamilan menginjak empat bulan.

Dari sumber lainnya, pemberangkatan Anih dikabarkan melibatkan sebuah nama P3MI asal Jakarta bernama PT Bahana.

(red)

Berita Terkait

Edukasi Mitigasi Bencana Harus Sesuai dengan Peta Risiko Potensi Bencana di Setiap Wilayah
Radea Respati Tekankan Pentingnya Kepemimpinan dan Kesehatan Mental dalam Lingkungan Kerja Sehat
Fraksi PSI DPRD Kota Bandung menyampaikan pandangan umum fraksi atas 4 Raperda baru, ini penjelasanya!
Ketua DPP Paguyuban Sunda Galuh Ajak Generasi Muda Ngamumule Warisan Leluhur
DPRD Kota Bandung Tetapkan Perda Bank Perekonomian Rakyat
Berikut Pandangan Umum Fraksi Partai Gerindra Atas 4 Raperda Baru Usulan Wali Kota
Ini Pandangan Umum Fraksi PKS untuk 4 Raperda Baru Usulan Wali Kota
Berikut Ini Pandangan Umum Fraksi Golkar untuk 3 Raperda Baru Usulan Wali Kota

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Tak Sekadar Instruksi, Kapolres Aceh Tenggara Turun Langsung Berjibaku Bersihkan Jalan Nasional dan Rumah Warga Pascabanjir

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Luapan Air Rendam Jalan Lintas Kutacane–Medan, Polres Aceh Tenggara Atur Arus Lalu Lintas Di Desa Kuning I

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Aceh Tenggara Edukasi Pengguna Jalan Lewat Stiker Keselamatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Kobarkan Semangat Persatuan, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Babul Rahmah Ajak Warga Lawe Sumur Jaga Kelestarian Hutan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Respons Informasi Warga, Polres Aceh Tenggara Ungkap Penanaman Ganja di Ketambe

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Tak Hanya Menegakkan Hukum, Kapolres Aceh Tenggara Perkuat Pendidikan Lewat Program POLIDIK

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Tertib Berlalu Lintas Jadi Prioritas, Polres Aceh Tenggara Gelar Operasi Patuh Seulawah 2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!