VIRAL..!! Direktur Bumdesma di Plered Purwakarta Sulit Serahkan Laporan Keuangan, Ada Apa?
PURWAKARTA_Polemik pengelolaan dana Bumdesma yang dikelola langsung sang Direktur sampai saat ini nampak masih bergulir.
Dana Rp250 juta yang digunakan untuk modal pembuatan Pangkalan LPG 3kg atas namanya sendiri sebesar Rp 120 juta tuai pertanyaan beberapa kalangan, termasuk diantaranya beberapa Kepala Desa selaku investor.
Minimnya keterbukaan serta tertutupnya laporan keuangan dari sang Direktur semakin menambah kental dugaan adanya penyalahgunaan.
Dilansir dari bramastanews.com, sang Direktur bernama Sarip kelola dana secara langsung sebesar Rp250 juta dari total dana sebesar Rp 750 juta.
Dana tersebut berasal dari investasi belasan desa yang berada di Kecamatan Plered.
Dimana setiap Desa investasikan dana sebesar Rp 50 juta.
Menurut staf keuangan dan staf Bumdesma lainnya, laporan keuangan atau LPJ yang seharusnya sudah diserahkan ke pihak Kecamatan Plered, tertahan oleh laporan keuangan yang belum diserahkan sang Direktur.
Sayangnya, sang direktur dikabarkan bungkam saat dikonfirmasi perihal penggunaan serta pengelolaan dana.
Hingga kini, pihak Kecamatan Plered dikabarkan masih menunggu laporan keuangan (LPJ) Bumdesma yang diduga tertahan.
(red)






























