Sat Reskrim Polres Simalungun Rilis Pengungkapan 43 Kasus 3C, 69 Tersangka Diamankan

NUSA UPDATE

- Redaksi

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:25 WIB

5016 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIMALUNGUN — Sat Reskrim Polres Simalungun menggelar press release keberhasilan pengungkapan tindak pidana kejahatan 3C dan tindak pidana perdagangan satwa dilindungi di wilayah hukum Polres Simalungun dan Polsek jajaran selama Semester I Tahun 2026. Kegiatan itu dipimpin Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., di Aula Polres Simalungun, Jalan Jon Horailam Saragih No. 110 Pematang Raya, pada 5 Juni 2026 pukul 14.00 WIB.

Saat dikonfirmasi pada Senin, 15 Juni 2026 sekira pukul 22.02 WIB, Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat. “Kegiatan ini menjadi bukti nyata Polres Simalungun hadir untuk masyarakat melalui pelayanan yang profesional, berintegritas, dan humanis,” ujar AKP Verry Purba.

Dalam kegiatan itu, Kapolres didampingi Waka Polres Simalungun Kompol Imam Alriyuddin, S.H., M.H., Kasat Reskrim AKP Wisnugraha Paramaartha, STK., S.I.K., CPHR., CBA., Kasi Humas AKP Verry Purba, Kasi Propam AKP Gomgom Silaen, Kasi TIK IPDA Daniel Suranta, unsur Kanit Sat Reskrim, para tersangka kasus 3C, serta wartawan yang bertugas di lingkungan Polres Simalungun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang menyampaikan, selama Semester I Tahun 2026, Polres Simalungun dan Polsek sejajaran berhasil mengungkap 43 kasus kejahatan 3C dengan total 69 tersangka. Rinciannya, 30 kasus pencurian dengan pemberatan atau curat dengan 50 tersangka, 1 kasus pencurian dengan kekerasan atau curas dengan 1 tersangka, serta 12 kasus pencurian kendaraan bermotor atau curanmor dengan 18 tersangka.

“Keberhasilan pengungkapan kasus tindak pidana 3C ini merupakan respons cepat Polres Simalungun atas laporan masyarakat, sekaligus wujud nyata komitmen kami dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Simalungun,” ucap AKBP Marganda Aritonang.

Untuk kasus curat, pengungkapan tersebar di sejumlah wilayah hukum, yakni Polsek Gunung Maligas 10 kasus, Polsek Bandar Huluan 6 kasus, Polsek Dolok Batu Nanggar 5 kasus, Polsek Tanah Jawa 2 kasus, Polsek Sidamanik 2 kasus, Polsek Jorlang Hataran 2 kasus, serta masing-masing 1 kasus di Polsek Panei Tonga, Girsang Sipangan Bolon, dan Pamatang Silimakuta. Sementara kasus curas terjadi di wilayah hukum Polsek Dolok Batu Nanggar. Adapun kasus curanmor terungkap di Polsek Gunung Maligas 5 kasus, Polsek Dolok Batu Nanggar 3 kasus, serta masing-masing 1 kasus di Polsek Panei Tonga, Pamatang Silimakuta, Sidamanik, dan Purba.

Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain 7 unit sepeda motor, 10 unit handphone, 1 martil, 1 tojok, 12 batang besi, 1 unit baterai mobil, 2 keyboard merek Yamaha, 1 gunting seng, 3 tabung gas LPG ukuran 3 kilogram, 2 unit TV LED, 3 raket badminton, 1 unit becak motor, 1 unit laptop merek Acer, 1 unit kompor gas, 4 jam tangan merek Alexander Cristie, 1 tang potong, 1 kunci letter T, 12 karton berisi berbagai jenis guci keramik, 1 guci keramik berbentuk angsa, 7 bunga kristal, 1 gerendel besi pengunci, 1 potong aluminium rak piring yang rusak, serta 3 karung goni berisi boneka berbagai ukuran.

Kapolres menegaskan, tersangka kasus curat dan curanmor dipersangkakan Pasal 477 juncto Pasal 476 KUHPidana Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun. Sementara tersangka kasus curas dipersangkakan Pasal 479 KUHPidana dengan ancaman pidana penjara paling lama 9 tahun.

Selain pengungkapan kasus 3C, Sat Reskrim Polres Simalungun juga mengungkap tindak pidana perlindungan satwa yang dilindungi. Kasus itu berawal dari laporan polisi LP/A/3/V/2026/SPKT/Polres Simalungun/Polda Sumut tanggal 7 Mei 2026. Dalam pengungkapan pada 8 Mei 2026 sekira pukul 21.00 WIB di Jalan Besar Siantar-Saribudolok, pintu masuk Tol Simpang Panei, Kecamatan Panombean Panei, Kabupaten Simalungun, polisi mengamankan tiga tersangka berinisial JS (37), MT (34), dan RS (27).

Dari tangan para tersangka, petugas menyita barang bukti berupa kulit hewan beruang, tulang belulang hewan beruang, sisik tringgiling seberat 11 kilogram dan 12 kilogram, paruh burung rangkong, dua ekor tringgiling yang sudah diawetkan, potongan bulu burung rangkong, kepala kijang, satu pucuk senapan jenis PCP, satu unit sepeda motor, serta satu unit mobil pikap Grandmax.

Kapolres menjelaskan, para tersangka diduga menyimpan, memiliki, dan mengangkut spesimen serta bagian-bagian dari satwa yang dilindungi untuk diperdagangkan demi memperoleh keuntungan. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 21 ayat (2) huruf c juncto Pasal 40A ayat (1) huruf f Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak kategori VII.

“Keberhasilan ini juga merupakan sinergitas seluruh jajaran Polres Simalungun dan Polsek jajaran serta peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi. Kami sangat mengapresiasi informasi sekecil apa pun,” ungkap AKBP Marganda Aritonang.

Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, melengkapi rumah dan kendaraan dengan pengaman tambahan seperti CCTV dan kunci ganda, mengaktifkan kembali siskamling, memanfaatkan Call Center Polri 110, serta segera melaporkan hal-hal mencurigakan kepada kepolisian terdekat. (*)

Berita Terkait

– Gerak Cepat Kemanusiaan, DPD IPK Kabupaten Karo Galang Donasi untuk Pasutri TKI yang Terlantar dan Sakit di Kamboja
Maha Sendi Milala Sang Anak Sinabung Dilantik Jadi Ketua IPK Karo
Respons Narasi Provokatif terhadap Presiden Prabowo, PP GP Al Washliyah Rilis 4 Pernyataan Sikap
Kalapas Labuhan Ruku Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik Lewat Podcast YouTube ke Polres Batu Bara
Kalapas Labuhan Ruku: Dugaan Pelanggaran Tidak Benar – Kami Jalankan Tugas Secara Profesional dan Transparan
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Kembali Bertindak, Seorang Pemilik Sabu Diamankan di Lawe Alas
Momentum Hari Lahir Pancasila, Lapas Binjai Kokohkan Jiwa Nasionalisme dan Integritas
Pemerintah Kabupaten Karo Raih Opini WTP 7 Kali Berturut – turut Dari BPK RI

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 15:01 WIB

PJLN Siap Kawal UMKM dan Pengusaha Wujudkan Bisnis Legal serta Taat Pajak

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:49 WIB

Dari Kebersamaan Menuju Pengabdian, BPD Terpilih Desa Cikarang Kota Satukan Langkah Demi Masyarakat

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:26 WIB

Dugaan Penganiayaan oleh Pria WNA Dilaporkan ke Polres Metro Bekasi, Kuasa Hukum Soroti Lambannya Penanganan

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:32 WIB

Sentuhan Kasih untuk Papua Satgas Yonif 521/DY Binter Tebar Kepedulian Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis bagi Warga Distrik Napua

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:16 WIB

MC Harus Punya Karakter dan Kejujuran, Farhan: Jangan Jadi Tiruan Orang Lain

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:02 WIB

Advokat dan Konsultan Hukum Suranto, S.E., S.H., CCD Sampaikan Ucapan Selamat atas Terpilihnya Heri Noviar sebagai Ketua Umum Kadin Kabupaten Bekasi Periode 2026–2031

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:25 WIB

Wartawan KabarSBI Diduga Diintimidasi Usai Beritakan Dugaan Mark Up Dana BOS

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:59 WIB

H. Anwar Tiga Berlian Nyatakan Dukungan kepada Sumardi untuk Pilkades Karangmukti 2026–2034

Berita Terbaru

error: Content is protected !!