12 Perwakilan PKL Cicadas Audiensi ke Wali Kota Farhan di Grandia Hotel: Tuntut Keadilan Bantuan Dampak Pembongkaran

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Senin, 22 Juni 2026 - 17:35 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suherman: Skema Harus “Per Pedagang”, Bukan “1 KK 1”. Janji KDM Dinanti 1 Bulan Lebih

*BANDUNG, Senin 22 Juni 2026– Sebanyak 12 perwakilan pedagang kaki lima/PKL Pasar Cicadas menggelar audiensi langsung dengan Wali Kota Bandung, Mohamad Farhan, di *Grandia Hotel Bandung*, Senin 22 Juni 2026 pukul 16.00 WIB. Pertemuan berlangsung hingga selesai dengan suasana tanya jawab terbuka.

Koordinator PKL Cicadas, Suherman, menyampaikan sudah lebih dari 1 bulan pedagang menunggu realisasi janji Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi/KDM, terkait bantuan kemanusiaan pasca pembongkaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami datang untuk minta tolong ke Pak Wali Kota agar sampaikan ke Gubernur. Sudah 1 bulan lebih kami menunggu berita dari KDM. Sampai sekarang belum ada kepastian, kami resah dianggap hoax,” ujar Suherman usai audiensi.

Tuntutan Inti: Per Pedagang, Bukan Per KK
Suherman menyebut perubahan skema bantuan jadi sumber utama keresahan. Data awal dari Dinas dan BJB sesuai jumlah pedagang. Namun belakangan muncul aturan 1 KK 1 penerima.

Kami ini bantuan terdampak pembongkaran, bukan bantuan sosial. Kami berkomitmen ke Kang Dedi: yang dibantu jumlah PKL sesuai data. Kalau 1 KK 1, kami tidak akan menerima,” tegasnya.

Ia menegaskan audiensi ini adalah jalur santun yang dipilih PKL agar aspirasi tetap didengar.

Kami menghargai Pak Wali Kota. Tapi tolong jangan salah artikan kesantunan kami. Pemprov jangan hanya fokus bikin bangunan indah, tapi lupakan korban di bawah. Orang lapar tidak akan lihat Perda,”katanya.

Data & Harapan
Total PKL terdampak di Cicadas + Suka Maju sekitar 600 orang. Dari 62 PKL awal Cicadas, dipotong 15, kini tersisa 47 pedagang.

Para perwakilan menuntut keadilan dan hak jawab langsung dari Wali Kota Bandung Mohamad Farhan. Mereka berharap audiensi di Grandia Hotel ini jadi jembatan agar keresahan 600 PKL terdampak segera sampai ke Gubernur Jabar dan KDM menunaikan komitmennya.

Sumber:
Wawancara langsung dengan Suherman, Koordinator PKL Cicadas, di *Grandia Hotel Bandung*, Senin 22 Juni 2026 pukul 16.00 WIB sampai selesai.

(Red) 

Berita Terkait

Kapolda Jabar Tutup Kapolda Cup 2026 di GOR Pajajaran, Polresta Bandung Raih Juara 1
UNINUS & PANGDAM III/SILIWANGI GELAR STADIUM GENERAL 
Finalis Duta GenRe Bandung 2026 Terpilih: 6 Remaja Terbaik dari 87 Pendaftar
Dispora Bandung Genjot Wirausaha Kopi Lewat Pelatihan Barista Cempor 2026
Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandung Siapkan Ruang Publik Lebih Inklusif
MC Harus Punya Karakter dan Kejujuran, Farhan: Jangan Jadi Tiruan Orang Lain
WALHI Jabar: PTLSa Solusi Palsu, Kembalikan Penanganan Sampah ke Hulu
MUBES PIMPINAN KOMUNITAS: BBC TEGUHKAN JATI DIRI SEBAGAI ORGANISASI BERSAHABAT & BERMARTABAT

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:39 WIB

Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar 14 Layanan Medis

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:09 WIB

Periksa Jagung Pipil di Desa Tapung Makmur, Bhabinkamtibmas Tapung Hilir Dukung Program Ketahanan Pangan

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:16 WIB

– Gerak Cepat Kemanusiaan, DPD IPK Kabupaten Karo Galang Donasi untuk Pasutri TKI yang Terlantar dan Sakit di Kamboja

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:12 WIB

Maha Sendi Milala Sang Anak Sinabung Dilantik Jadi Ketua IPK Karo

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:27 WIB

Respons Narasi Provokatif terhadap Presiden Prabowo, PP GP Al Washliyah Rilis 4 Pernyataan Sikap

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kalapas Labuhan Ruku Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik Lewat Podcast YouTube ke Polres Batu Bara

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:25 WIB

Sat Reskrim Polres Simalungun Rilis Pengungkapan 43 Kasus 3C, 69 Tersangka Diamankan

Senin, 15 Juni 2026 - 23:00 WIB

Kalapas Labuhan Ruku: Dugaan Pelanggaran Tidak Benar – Kami Jalankan Tugas Secara Profesional dan Transparan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!